Apple Gandeng Binus Untuk Siapkan Pusat Riset di Indonesia

Untuk memenuhi persyaratan pemerintah tentang Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), Raksasa teknologi asal Cupertino, Amerika serikat, Apple resmi bekerjasama dengan Universitas Bina Nusantara (BINUS) untuk menyiapkan Research and Development (R&D) di Indonesia, langkah awal yang dilakukan adalah dengan menjalankan iOS Foundation Program di kampus Binus yang berlokasi di Alam Sutera, Tangerang.

iOS Foundation Program adalah sebuah program dari Apple yang kegiatannya memberikan pelatihan pengembangan perangkat lunak atau aplikasi berbasis iOS, Kampus Binus akan menjadi pusat inovasi pembautan prototype aplikasi iOS, seperti penuturan I Gusti Suryawirawan, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian,

“Jadi, di sini mereka membuat prototype dari pusat inovasi, jadi membuat percontohan. Nanti orang-orangnya akan dibawa ke sana. Kalau pusat inovasinya sudah dibuka, jadi langsung ada orang-orangnya yang sudah disiapkan dari sini untuk develop di sana,” Ungkapnya seperti dikutip dari Kumparan (16/8).

Rektor Universitas Bina Nusantara (BINUS), Prof. Dr. Harjanto Prabowo, MM mengatakan bahwa program ini dibuat untuk mendorong para mahasiswanya dapat mewujudkan ide dan inovasinya dalam bentuk aplikasi iOS.

“Kerja sama Binus dengan Apple sebenarnya sudah banyak. Tapi kami juga melihat niat pemerintah untuk investasi ke arah inovasi. Apple cocok dengan Binus, kami punya semangat yang sama untuk berinovasi,” ungkap Harjanto.

Sejauh ini, iOS Foundation Program dari Apple sudah berjalan selama 2 batch, tiap batchnya memiliki durasi waktu pelatihan satu bulan dan diikuti oleh 30 mahasiswa terpilih. Mereka dilatih langsung oleh tim Apple untuk mengambangkan sisi soft-skill dan hard-skill dalam membangun aplikasi.

Apple dikabarkan akan membangun tiga pusat inovasi di Indonesia dengan nilai investasi sebesar 44 juta dolar AS atau setara dengan Rp 588 miliar, bangunan pertamanya akan dibangun di lahan seluas 25,86 hektar di BSD City, Tangerang Selatan.

Kawasan ini digadang-gadang akan menjadi ‘silicon valley’-nya Indonesia, dengan menghadirkan wilayah yang menunjang operasional dan aktivitas perusahaan berbasi teknologi, mulai dari startup, technology leader, industri pendidikan hingga industri kreatif seperti animasi dan film.

Sumber : Liputan6, Kumparan

Dapatkan berita startup dan gadget terbaru ke inbox kamu!

Baca Juga

Oppo Find X2 Lite Belum Rilis, Ini Bocoran Desain dan Spesifikasinya

Setelah merilis ponsel super pada Maret lalu bertajuk Oppo Find X2 dan Find X2 Pro, Oppo kembali berinovasi dengan akan meluncurkan versi...

Galaxy Buds Plus, Earphone TWS Samsung Terbaru

Februari lalu Samsung telah merilis lini ponsel flagship terbarunya seperti Galaxy S20 dan Galaxy Z Flip. Namun, tak berhenti sampai di sana,...

Bingung Pesan Makanan di mana? Cek Google Maps Aja!

Di tengah pandemi COVID-19, masyarakat diimbau untuk tetap berada di dalam rumah dan mengurangi aktivitas yang melibatkan banyak orang. Kebijakan ini tentu...

Y50, Vivo Luncurkan Ponsel Layar Punch Hole

Vivo sebagai salah satu raksasa smartphone dari China kembali meluncurkan ponsel berkelas beratjuk Vivo Y50. Ini adalah ponsel kelas menengah yang dipasarkan...

Tak Cukup PS5, Kini Sony Siapkan Controller DualSense

Sony baru saja mengumumkan bahwa mereka akan menawarkan wujud baru Controller Playstation 5 bernama DualSense. DualSense memiliki desain baru dan lebih megah...