HomeStartupPendanaanJungle Ventures Menutup Dana Kelola Keempatnya

Jungle Ventures Menutup Dana Kelola Keempatnya

Date:

Berita Terkait

Doogether, Pesan Tempat Olahraga Langsung dari Smartphone

Masyarakat modern saat ini sudah sangat menyadari pentingnya kesehatan...

GoToko Akan Memperluas Bisnis Digitalisasi Warung Kelontong

GoToko adalah bisnis hasil kolaborasi Gojek dengan Unilever Group,...

Digagas Anak Bangsa, Layanan Traveloka Telah Merambah Australia

Ferry Unardy lahir pada 16 Januari 1968 di Kota Padang....

DIVA Resmi Merilis Layanan Intelligent IM (Instant Messaging) untuk Traveler

Digital Business Converter and Accelerator, PT. Distribusi Voucher Nusantara...

4 Kriteria Kota Ideal Untuk Startup

Pertanyaan yang sering muncul dari para pelaku startup adalah,...

Jungle Ventures telah menutup aset kelolaan keempatnya (Dana IV) senilai US$ 600 juta atau sekitar Rp 8,8 triliun. Dengan pendanaan tersebut, total aset kelolaan (AUM) Jungle Ventures akan melampaui US$ 1 miliar atau Rp 14,6 triliun.

Menurut pernyataan resmi, Dana IV telah melampaui target awalnya sebesar $ 350 juta. Lebih dari 50% pendanaan disediakan oleh investor lama seperti Temasek, International Finance Corporation, FMO dan DEG, dan investor global baru seperti StepStone Group.

Sedangkan total dana yang diterima sebesar $450 juta yang merupakan investasi utama, dan sisanya sebesar $150 juta akan digunakan untuk komitmen tambahan.

Source: incubees.com

Jungle Ventures didirikan pada tahun 2012 oleh Amit Anand dan Anurag Srivastava dengan dana awal sebesar US$ 10 juta. Sejak itu, perusahaan ini telah mencapai pertumbuhan AUM 100x dalam 10 tahun dengan tetap berpegang pada visi “Build to Last”.

Bertujuan untuk mendorong wirausahawan India dan Asia Tenggara yang tangguh, terbukti, terukur, dan bertahan lama. Portofolio memiliki nilai perusahaan lebih dari $ 12 miliar, investasi $ 250 juta dan tingkat kerugian kurang dari 5%.

Jungle Ventures telah berinvestasi di berbagai industri, mulai dari perbankan digital, perdagangan sosial, Web3 hingga SaaS. Disertasi investasi merupakan ide bisnis hemat modal berbasis teknologi yang memenuhi kebutuhan konsumen dan UMKM. Hal ini juga ditujukan untuk perusahaan yang berbasis di Asia dan ingin tumbuh secara global.

Portofolio Jungle Ventures di Indonesia meliputi Credivo, Sociola, Evermos, Hypefast dan Wallesix. Kredivo merupakan salah satu portofolio yang mendapatkan seed funding dari Jungle Ventures untuk meraih status unicorn.

Founding Partner Jungle Ventures Amit Anand mengatakan pihaknya telah membantu portofolio dalam mencapai pertumbuhan dan regionalisasi bisnis untuk memimpin pasar konsumen yang luas dan berkembang cepat di dunia.

Untuk mencapai tujuan ini, Jungle Ventures mengembangkan bakatnya. Baru-baru ini, Jungle Ventures telah mempromosikan Yash Sankrityayan, Sandeep Uberoi dan Manpreet Ratia menjadi mitra manajemen perusahaan, bergabung dengan peringkat senior Jungle David Gowdey, dan bergabung dengan mitra pendiri Amit Anand dan Anurag Srivastava.

Subscribe

- Notifikasi ke email setiap minggu

- Gratis tanpa biaya bulanan

Terbaru