asd
HomeStartupPendanaanSwipeRx Umumkan Pendanaan Seri B Sebesar Rp 396 Miliar

SwipeRx Umumkan Pendanaan Seri B Sebesar Rp 396 Miliar

Date:

Berita Terkait

Grab Perkuat Layanan Finansialnya Dengan Akuisisi Saham OVO

Grab meningkatkan kepemilikannya atas OVO menjadi sekitar 90% dengan...

DELOS Kumpulkan Pendanaan Tahap Awal Melalui Arise

Startup aquatech DELOS adalah startup yang baru saja didirikan...

Berinvestasi Emas? Cek Harganya di Aplikasi Ini

Emas adalah sebuah hal yang memiliki harga yang bisa...

Imbas Corona Pada Perilisan Iphone 12 dan Iphone 9

Sejak Pertengahan Desember 2019, Kota Wuhan di Cina telah...

Realme Hadirkan Smartphone Terakhirnya Untuk Tahun 2021

Tidak terasa saat ini sudah hampir sampai di penghujung...

SwipeRx mengumumkan pendanaan Seri B sebesar $27 juta atau Rp396 miliar dalam bentuk ekuitas dan pinjaman. Pendanaan tersebut dipimpin oleh MDI Ventures dengan partisipasi dari Bill & Melinda Gates Foundation, Johnson & Johnson Impact Ventures, Susquehanna International Group (SIG) dan sejumlah mantan investor.

Disampaikan oleh Founder dan CEO SwipeRx Farouk Meralli, dana baru tersebut akan digunakan untuk mendorong pertumbuhan bisnis mereka di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia. SwipeRx berencana untuk memperluas jaringan apoteknya, memperluas logistik perawatan kesehatan untuk memenuhi permintaan B2B, dan meningkatkan kumpulan bakat baru.

Selain itu, SwipeRx juga berfokus pada perluasan basis komunitas dan solusi persediaan persediaan untuk apotek Asia Tenggara.

Sementara itu, CEO MDI Ventures, Donald Wihardja menambahkan, SwipeRx memiliki potensi besar untuk dapat menjawab tantangan industri farmasi dengan menghubungkan banyak pengusaha/pemilik apotek yang berbeda dalam satu komunikasi.

Source: teknologi.bisnis.com

“Perusahaan farmasi dapat memanfaatkan sistem pembelian ritel, kemampuan logistik standar nasional, opsi pendanaan perusahaan, dan platform B2B terintegrasi untuk keuntungan mereka,” katanya.

SwipeRx adalah platform farmasi di Singapura yang didirikan oleh Farouk Meralli, seorang veteran industri farmasi dan kesehatan masyarakat. Memanfaatkan pengalamannya, Meralli berupaya menjadikan spliksdi ini sebagai dan komunitas e-commerce B2B all-in-one terbesar untuk apoteker di Asia Tenggara.

SwipeRx menghadirkan fitur untuk meningkatkan manajemen apotek dan menjadikannya toko serba ada untuk keperluan mulai dari pendidikan, pembelian hingga pembiayaan inventaris. Layanan ini memungkinkan pemilik apotek kecil untuk meningkatkan kapasitas, ketersediaan dan keterjangkauan obat mereka, dan mengakses opsi pembiayaan bisnis.

Melalui forum online, pengguna dapat terhubung untuk berkomunikasi satu sama lain dan menerima informasi pelatihan dan pengobatan melalui platform. Selain itu, pengguna juga dapat bergabung dengan jaringan belanja untuk menimbun stok farmasi.

SwipeRx berupaya untuk mengatasi tantangan di industri farmasi, salah satunya adalah fragmentasi, di mana banyak apotek kecil yang belum terdigitalisasi dan terintegrasi ke dalam jaringan yang lebih besar.

Farouk Meralli mengatakan digitalisasi di industri farmasi diperlukan untuk meningkatkan akses kesehatan bagi konsumen, terutama mengingat besarnya pasar di Indonesia. Selain itu, perluasan jalur distribusi farmasi menjadi penting bagi pemilik apotek untuk meningkatkan skala usaha dan efisiensi finansial.

Saat ini, mereka mempekerjakan lebih dari 235.000 mitra apoteker profesional dan bekerja dengan 45.000 apotek di Asia Tenggara. Di Indonesia, SwipeRX memiliki lebih dari 8.000 mitra ritel farmasi. 5.000 di antaranya tercatat pernah bertransaksi di platform B2B. SwipeRx terutama ditujukan untuk pasar farmasi (toko momandpop) yang beroperasi di brankas dan belum didigitalkan.

Meralli juga mengatakan bahwa SwipeRx bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, BPOM dan perusahaan farmasi milik negara termasuk Biofarma, Indofarma, Kimia Farma dan Phapros untuk memungkinkan memperkuat ekosistem farmasinya di Indonesia.

Subscribe

- Notifikasi ke email setiap minggu

- Gratis tanpa biaya bulanan

Terbaru