MNC Vision Menjalin Kerjasama Dengan Migo

MNC Vision adalah anak perusahaan dari MNC Group yang membawahi beberapa unit bisnis OTT, yang mengumumkan investasinya ke Migo Indonesia senilai 40 juta dolar atau setara Rp 570 miliar. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan jangkauan layanan dengan target 100 juta pengguna di tahun 2022.

Migo adalah layanan video streaming yang memiliki teknologi cukup unik, yakni online to offline (O2O) videos-to-go yang memungkinkan pengguna menonton film secara offline tanpa buffering.

Mekanisme distribusi konten di aplikasi Migo dilakukan melalui Wargo (Warung Migo) atau Migo Download Stations (MDS). Pengguna hanya perlu menuju lokasi warung kelontong mitra untuk mengunduh konten lalu bisa dinikmati secara offline di aplikasi.

Migo hadir di Indonesia sejak Maret 2020. Secara khusus target pasar Migo adalah segmen pasar masal yang memiliki isu dengan data dan tidak memiliki konektivitas memadai di rumah.

Dengan pendanaan yang diberikan oleh MNC Vision, Migo memiliki target untuk menambah titik MDS di 10 ribu lokasi baru di Jawa. Untuk saat ini cakupan layanannya baru seputar Jakarta dan Bekasi.

Barrett Comiskey, Founder & CEO Migo mengatakan, “Migo secara unik dan eksklusif berinovasi bagi 3 miliar konsumen di pasar negara berkembang. Sebagai negara terbesar di Asia Tenggara, Indonesia merupakan rumah bagi lebih dari 200 juta masyarakat yang under-innovated. Para individu dan keluarga tersebut pada dasarnya ingin berpartisipasi penuh dalam abad digital kita, dan Migo dapat mewujudkan hal tersebut”.

Source: market.bisnis.com

MNC dan Migo telah resmi bermitra, yang di mana aksi IPTV akan dilanjutkan dengan sejumlah kerja sama strategis dan melanjutkan integrasi Vision+ di aplikasi Migo yang sudah dilakukan sejak Juni 2021 lalu.

Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menghadirkan pengalaman menonton OTT Vision+ kepada pelanggan offline. Dengan modal tambahan yang diberikan, Migo cukup optimis dengan menargetkan 20 juta pelanggan bulanan berbayar bagi layanan Vision+ di Migo pada tahun 2025. Migo sendiri menarifkan biaya langganannya dikisaran Rp 15 ribu per bulannya.

“Bekerja sama dengan MNC Group, yang memberikan sumber daya dan pengalaman dalam negeri yang sangat besar, untuk mempercepat skala Migo dan memperbesar dampak dari Migo bagi masyarakat. MNC Vision Networks adalah mitra yang luar biasa dengan sekaligus mengembangkan jaringan kami secara nasional dalam rangka mewujudkan misi kami untuk mengubah kehidupan digital masyarakat Indonesia setiap harinya,” ujar Barret.

Dengan adanya kolaborasi ini juga mencakup penunjukan Presiden Direktur MNC Vision Networks Ade Tjendra dan Marketing Head Presiden Direktur MNC Vision Networks Clarissa Tanoesoedibjo sebagai Dewan Komisaris Migo Indonesia.

“Didukung dengan berbagai konten unggulan milik MVN dan jangkauan Migo yang terus berkembang pesat, kami berharap dapat menjangkau puluhan juta orang yang tidak memiliki akses layanan OTT, atau memiliki keterbatasan atas beban kuota data berkelanjutan. Selain itu, kami meyakini bahwa dengan adanya layanan ini akan mengubah kehidupan masyarakat karena mereka akan memiliki akses yang lebih baik ke konten hiburan dan pendidikan,” ujar Presiden Direktur MNC Vision Networks Ade Tjendra.

Dapatkan berita startup dan gadget terbaru ke inbox kamu!

Baca Juga