Melalui Bertajuk Event ‘Google for Indonesia’, Google Memperkenalkan Berbagai Pengembangan

0
264
Google-Indonesia

Melalui event bertajuk ‘Google for Indonesia’ 4 Desember 2018 yang lalu, Google memperkenalkan beberapa inovasi dan capaian di sepanjang tahun 2018. Randi Jusuf selaku Managing Director Google Indonesia menyatakan bahwa selama tahun 2018, Google telah banyak melakukan berbagai rangkaian kegiatan yang tidak hanya membantu pengguna untuk dapat mengakses informasi dengan mudah, namun juga ikut dalam mengembangkan bisnis UKM.

Randi menyebutkan bahwa Google Indonesia telah melatih lebih dari 110 ribu developer dan sekitar 1 juta UKM yang diharapkan akan terus meningkat hingga 2 juta di tahun 2020. Tidak hanya itu, untuk memberikan layanan terbaik dengan misi membawa internet sehat kepada pengguna, Google melatih lebih dari 2000 jurnalis melalui Google News Initiative, yang rencananya akan meningkat menjadi 3000 jurnalis di tahun depan. Pelatihan ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan dan verifikasi terhadap berita-berita hoax.

Selain itu, dibidang sosial, Google.org juga memberi dukungan terhadap 12 ribu siswa di bidang pendidikan, dengan memberi hibah dengan total $875.000 kepada beberapa organisasi seperti Peace Generation, Maarif Institute, RuangGuru, dan Love Frankie.

Dalam perkembangan inovasi produk-produknya, Google memiliki beberapa produk aplikasi terbaru yang bisa dinikmati oleh pengguna di Indonesia seperti Google Go dan YouTube Go.

Google Go merupakan aplikasi browser yang sangat ringan dibanding browser lainnya, dan dilengkapi dengan Google Assistant serta teknologi AI untuk mengakses mesin pencari atau Google Search dengan mudah. Adapun YouTube Go merupakan aplikasi sejenis YouTube, namun sangat ringan dan memungkinkan pengguna untuk men-download video lebih mudah.

Google Search sendiri saat ini menawarkan fitur akses informasi yang lebih memudahkan masyarakat Indonesia. Ken Tokusei selaku Product Management Director Google Search mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berkolaborasi dengan Wikipedia yang membuat berbagai informasi dalam bahasa Inggris, dan nantinya bisa diakses oleh pengguna dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan sistem neural machine translation untuk menterjemahkannya.

Adapun fitur lainnya yang telah dikembangkan Google yaitu lowongan pekerjaan di Google Search. Google sudah lebih mengkategorikan pilihan pekerjaan yang pengguna cari berdasarkan lowongan terbaru, jenis pekerjaan, lokasi terdekat, hingga sebaran kota. Jadi pengguna tinggal menotifikasi lowongan yang diinginkan.

Agar pengguna lebih familiar dengan fitur Google Assistant ini, Google berkolaborasi dengan aplikasi ride hailing seperti Grab dan Gojek, dengan menyematkan aplikasi tersebut saat pengguna ingin men-download Google GO.

Nadiem Makarim selaku CEO Gojek juga menyambut baik kolaborasi tersebut, terutama karena selama ini kerja sama keduanya sudah sangat baik dengan memanfaatkan teknologi Google Maps.

Google Maps sendiri saat ini sudah dilengkapi dengan informasi real time untuk posisi bus Transjakarta yang sebelumnya sudah hadir untuk commuter line di Jabodetabek. Tak hanya itu, Google Maps juga memiliki fitur notifikasi lokasi tujuan saat pengguna harus turun dari kendaraan.

Selain Gojek, Google juga menghadirkan Google Assistant untuk pengguna Indosat Ooredoo, agar dapat memudahkan pengguna dalam memonitor tagihan bulanan dan mengelola kuota mereka.

Melengkapi inovasi dan pengembangan dari Google, dalam waktu dekat Google akan meluncurkan ponsel pertama yang sudah dilengkapi dengan Google Assistant dengan nama WizPhone. Ponsel ini bisa dikatakan simple dan bukanlah Android. Harganya pun sangat terjangkau yang rencananya akan dijual di Alfamart dengan harga Rp.99 ribu. Namun WizPhone sendiri sudah dilengkapi dengan berbagai aplikasi lengkap seperti Facebook, Youtube, Google Maps, browser, dll.

WizPhone juga menggunakan sistem operasi ringan KaiOS yang memiliki layanan kelas menengah canggih, dan juga memungkinkan feature phone, serta perangkat IoT untuk pengalaman terbaik bagi pengguna, walau masih memiliki keterbatasan dalam kapasitas memorinya.

Scott Huffman selaku Engineering Lead Google Assistant menjelaskan bahwa tujuan diluncurkannya ponsel WisPhone ini agar dapat membantu kalangan masyarakat menengah untuk dapat dengan lancar dan mudah dalam mengakses internet, serta harganya pun sangat terjangkau.

Beri Komentar