Robot Pengirim Barang dari Postmates akan Segera Diluncurkan di Jalanan

Setelah melakukan beberapa pengujian yang dilakukan di Jalanan kota Redwood City, California, serta Washington DC pada awal tahun 2017 lalu, kini startup logistic Postmates siap meluncurkan Robot Pengirim Barang buatannya di jalanan walaupun masih terbatas, terutama karena regulasi pemerintah yang berbeda-beda di setiap daerahnya.

Pada saat pengujian, robot kurir ini akan mengantarkan pesanan konsumen, tapi tentunya pesanan yang dilakukan sebelum malam hari, dan robot kurir akan menyusuri pinggir jalanan untuk menuju lokasi konsumen.

Robot ini juga memiliki tombol yang bila paket sudah sampai, konsumen dapat menekannya dan barang yang disimpan di badannya bisa diambil, tentunya dengan menggunakan passcode terlebih dahulu agar ter-unlock.

Dalam uji coba, robot kurir ini masih harus diikuti oleh salah satu pegawai agar selalu siap jika terjadi sesuatu di jalanan, ataupun menjawab pertanyaan dari pejalan kaki yang penasaran. Robot ini mungkin akan memiliki kesulitan jika dioperasikan pada area yang padat, sehingga akan lebih nyaman dan aman jika diluncurkan di pinggir jalan Amerika yang umumnya tidak terlalu padat.

Robot Pengirim Barang ini diberi nama dengan Serve. Tampilannya dibuat lebih sederhana agar tidak terlalu mengganggu pejalan kaki dan menghindari stigma jelek dari robot kurir seperti di kawasan San Francisco.

Serve memiliki teknologi yang mutakhir dengan navigasi yang otomatis sehingga tidak akan salah arah dalam pengiriman. Serve juga menggunakan processor ternama Nvidia Xavier untuk sistem kemudi otomatis, dan juga mengandalkan Lidar buatan Velodyne untuk navigasi sidewalks. Baterainya juga diposisikan dibagian bawah tubuh robot, agar lebih menambah bobot robot dan tidak membuatnya mudah terjungkal.

Untuk meminimalisir masalah di jalanan, Serve juga memiliki sensor yang dipasang di kedua matanya agar dapat bergerak dengan mulus tanpa mengganggu aktivitas pejalan kaki. Di bagian atas tubuh robot dipasang tombol ‘Help’ yang memungkinkan pelanggan atau seseorang di jalanan bisa berkomunikasi dengan karyawan Postmates untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan dan akan ada seseorang yang akan memantau dan mengontrol agar tidak terjadi masalah.

Serve memiliki kapasitas baterai yang dapat menempuh jarak perjalanan sekitar 40 km dengan batas berat paket yang dibawa sekitar 22 kg. Meskipun cukup terbatas, namun Serve diperkirakan bisa mengantarkan barang dalam sehari sebanyak 12 kali.

Serve memiliki peran tidak hanya mengantarkan paket barang, namun juga mengatarkan makanan. Serve akan mengambil pesanan makanan dari restoran bersangkutan, dan mengantarkannya ke konsumen. Jika konsumen terdapat di area yang padat, Serve akan memesan makanan dan membawanya kembali ke kantor cabang Postmates untuk kemudian kurir akan mengantarkannya ke konsumen secara manual.

Karena pengiriman menggunakan jasa Robot Pengirim Barang ini terbatas dengan kecepatan juga seperti orang berjalan kaki, maka tarif yang diberikan untuk penggunaan jasa robot Serve akan lebih murah dibanding menggunakan jasa kurir manusia.

Serve akan mulai beroperasi pertama kali di jalanan Los Angeles dan diikuti beberapa kota lainnya di tahun depan. Diharapkan pembaruan teknologi ini bisa lebih ramah untuk lingkungan tanpa membuat banyak energi seperti saat menggunakan kurir berkendaraan bermotor.

Dapatkan berita startup dan gadget terbaru ke inbox kamu!

Baca Juga