Resmikan Kantor R&D, Bukalapak Membuka Layanan Publik BukaBike di Bandung

0
705
bukabike r&d

Sebagai bentuk kontribusi nyata Bukalapak yang terus berinovasi, kini Bukalapak resmi membuka kantor Research and Development (R&D) baru di kota Bandung, tepatnya di Jalan Ir. H Djuanda. Peresmian sekaligus dengan penandatangan nota kerjasama ini langsung dilakukan oleh Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat dengan Fajrin Rasyid, Co-founder and President Bukalapak.

Bandung dipilih sebagai kota penempatan kantor R&D ini karena kota ini dianggap memiliki pondisi kuat dalam menelurkan berbagai generasi bertalenta dalam bidang teknologi.

Fajrin mengemukakan bahwa, “Dengan dibangunnya kantor ini diharapkan akan turut dalam membangun ekosistem startup tech & product di wilayah Bandung. Diharapkan generasi-generasi berbakat di Bandung dapat turut bergabung dalam mengembangkan produk-produk teknologi dan kecerdasan buatan (AI) serta melahirkan inovasi-inovasi teknologi terbaru” ujarnya. (Jumat, 14/12/2018)

Fajrin juga memastikan bahwa seluruh pengembangan berbagai produk teknologi di kantor R&D Bandung ini juga selaras dengan program Bukalapak yang ada dikantor pusat.

Lebih lanjut Fajrin mengungkapkan bahwa, “Sejak 2010 dari pertama kali Bukalapak didirikan, kami telah mengalami perkembangan yang bisa dikatakan sangat pesat. Hingga saat ini kami sudah memiliki fitur-fitur, bahkan sudah ulai mengembangkan ekosistem warung digital”, ujarnya.

Selain memberi ruang kerja kantor untuk riset dan pengembangan yang mengusung konsep fun, flexible, dan agile collaborations, Bukalapak juga bisa menjadi sarana untuk berbagi ilmu terkait ekosistem digital agar semakin maju.

Fajrin melanjutkan bahwa kantor R&D ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas menarik seperti gym, fun room, nursery room, sleeping pods, dan juga zen space. Fasilitas-fasilitas ini diharapkan dapat memicu berbagai kreativitas dan ide-ide baru yang lebih inovatif.

Bukalapak juga terus berkomitmen dalam memajukan industri UMKM Indonesia dengan memberikan pelayanan terbaik selain pengalaman berbelanja untuk masyarakat. Selain itu, pada event peresmian tersebut Bukalapak bersama dengan Pemprov Jabar juga membuka salah satu teknologi perangkat IoT yaitu BukaBike, dengan tujuan demi meningkatkan pelayanan publik, pembinaan UMKM, serta promosi pariwisata daerah.

BukaBike disebutkan sebagai layanan peminjaman sepeda yang berteknologi tinggi dengan menggunakan aplikasi Bukalapak. BukaBike ini bisa dikatakan sebagai pembaharuan terbaru dari bike-sharing namun tidak menggunakan sistem docking, tetapi menggunakan QR code untuk membuka kunci smart lock yang terpasang pada sepeda tersebut.

Sepeda-sepeda ini juga memiliki sistem GPS dan panel surya untuk memberi daya pada perangkat yang terpasang di sepeda. Untuk sementara, layanan ini masih diujicoba di sekitar lingkup kampus ITB (Institut Teknologi Bandung) dan terbatas hanya berdurasi 30 menit. Diharapkan layanan BukaBike ini akan tersedia dalam lingkup lebih luas, khususnya untuk destinasi wisata, kawasan industri, atau area perkantoran.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil juga turut mengungkapkan bahwa beberapa lokasi kawasan kini banyak diminati oleh perusahaan-perusahaan teknologi seperti kawasan Summarecon Bandung dan Bandung Utara. Pemerintah juga turut memberi insentif kepada perusahaan teknologi seperti Bukalapak yang berinvestasi, salah satunya dengan memberi insentif bangunan lebih rendah dan juga pajak bumi.

Lebih lanjut, Ridwan juga berharap jika perusahaan-perusahaan teknologi tidak hanya memberi inovasi digital dan mengembangkan bisnis di pusat kota saja, namun juga menyentuh berbagai usaha kecil seperti di desa-desa.

Adanya kerjasama ini akan turut membantu pemerintah provinsi Jawa Barat dengan memberi akses layanan publik dalam aplikasi Bukalapak, yang nantinya akan ada portal bernama BukaJabar yang dapat diakses warga Jawa Barat untuk melakukan pelayanan publik seperti pembayaran pajak kendaraan bermotor, dll.

Dengan kerja sama ini diharapkan dapat mempermudah urusan para warga Jawa Barat serta mempercepat proses pelayanan publik dengan pemerintah, juga dengan layanan terbaru BukaBike dapat lebih meningkatkan efektfitas setiap kegiatan masyarakat.

Fajrin juga menambahkan, “Sejak pertama kali Bukalapak didirikan, visi kami yaitu pemberdayaan UMKM melalui teknologi. Dalam jalan menuju itu, kami juga terus berinovasi diantaranya dengan kantor R&D ini serta kolaborasi yang baik dengan pemerintah. Diharapkan ini akan semakin memajukan industri UMKM Indonesia kedepannya, dan juga membantu dalam membangun suatu ekosistem digital yang lebih maju”, jelasnya.

Beri Komentar