Platform Penyewaan Mobil Automo Memfasilitasi Wisata Indonesia

0
63
automo sewa mobil online

Berawal dari pengalaman saat wisata ke Bali, Charles Lin, Country Head Automo Singapore & Indonesia, merasa mengalami kesulitan saat ingin menyewa mobil secara langsung, sehingga akhirnya memberinya ide untuk mulai mengembangkan startup platform sewa mobil Automo.

Bersama dengan rekannya Terence Teh, yang juga partner kerja sama pada perusahaan pengembangan website nya di Singapura, merasakan kesulitan menyewa mobil secara online, terutama sebagian besar platform website tersebut sudah usang dan hanya bisa menghubungi via telepon untuk memastikan ketersediaan mobil.

Dengan perasaan inilah memberi Lin peluang dalam berbisnis, “Saya melihat bahwa penyewaan mobil di Indonesia masih terbatas, terutama untuk wisatawan asing. Hanya ada layanan taksi saja, bahkan transportasi online masih terasa sulit untuk masuk ke bandara ataupun lokasi wisata lainnya”, ujarnya.

Platform Automo masih terbilang baru, yang berdiri sejak akhir tahun 2017 lalu di Singapura. Saat itu Automo masih bermitra dengan sekitar 30 perusahaan sewa mobil, hingga bulan April 2018 lalu Automo mulai menapaki Indonesia dengan mitra kerjanya Prestige Motocars sebagai salah satu perusaahaan penjual mobil mewah.

Sebagai startup baru, Automo pada awalnya hanya berfokus di wilayah Jakarta dan mulai merekrut beberapa vendor untuk bergabung, dengan harapan akan lebih memuaskan dan diterima dengan baik oleh penggunanya.

Platform Automo ini memungkinkan penggunanya tidak hanya menyewa transportasi untuk mengantar ke tempat tujuan, tetapi dapat disewa untuk beberapa hari. Dengan menggandeng beberapa perusahaan penyewa mobil terkemuka di Indonesia, Automo juga menghadirkan beberapa pilihan mobil mewah seperti Avanza, Alphard, Innova, Limousine, dan Rolls-Royce.

Lin menegaskan bahwa, “Saat ini Automo sudah memiliki sekitar 60 vendor di Indonesia, dengan mayoritas masih berada di Jakarta. Meski begitu kami juga sudah menjalin kerja sama dengan vendor di Yogyakarta, Bali, dan juga Bandung”.

Hingga kini, penyewaan mobil Automo sudah merambah ke 6 lokasi wisata yaitu Bali, Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Labuan Bajo, dan juga Lombok. Bahkan untuk kedepannya di tahun 2019 Automo berencana membuka akses lebih luas untuk masyarakat umum dalam menyewa mobil.

Target dan Pendanaan Automo

Hingga beberapa bulan lalu penggalangan dana Automo dari mitra nya Prestige Motocars telah mencapai lebih dari Rp.1 miliar, serta dana dari Enterprise Singapore yang berkisar Rp.318 juta.

Dana tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan pemasaran produk dan pengembangan dalam aplikasi. Automo juga merencanakan untuk menambah tim dan staf developer agar pengembangan ke depannya lebih relevan, baik untuk pengguna ataupun mitra.

“Yang terpenting adalah Automo ingin meningkatkan bisnis dengan para mitra, yaitu menghadirkan layanan yang juga mudah diakses bagi wisatawan asing di Indonesia”, lugas Lin.

Untuk strategi monetisasi dan mendapatkan keuntungan, Automo mengambil hanya sekitar 10% dari setiap transaksi pemesanan sewa mobil oleh pengguna di platform ini, dengan sistem pembayaran yang juga dilakukan langsung lewat aplikasinya.

Selain bermitra dengan perusahaan penyewaan mobil, Automo juga berniat dalam menjalin kerja sama dengan hotel dan juga agen perjalanan dengan menggunakan sistem komisi. Automo juga menggaet transportasi online seperti Go-Jek dan Grab agar ikut bergabung, dengan memanfaatkan transportasi pribadinya dalam melayani pengguna Automo.

Beri Komentar