Resmi Beroperasi di Indonesia, Fintech Remitansi Wallex Bidik UMKM

0
89
wallex

Setelah berhasil beroperasi di Singapura, Wallex Technologies kini merambah bisnisnya di Indonesia, tepatnya pada 7 November 2018 kemarin Wallex.Asia resmi diluncurkan. Pastinya setelah mendapat izin transfer dana dari Bank Indonesia dan juga MAS, perusahaan yang bergerak pada teknologi finansial yaitu layanan Cross Border Remittance ini kini semakin melebarkan sayapnya.

Menurut Triono Juliarso Dawis, Direktur Wallex.Asia mengatakan bahwa dengan kedua izin tersebut maka perusahaan ini akan mampu mengembangkan potensi pembayaran lintas negara saat ini.

“Hal ini sangat strategis, mengingat Indonesia dan Singapura merupakan dua negara dengan kemitraan dagang yang besar, menurut data OEC nilai transaksi kedua negara bernilai US$ 28 miliar di tahun 2016”, ujarnya. “Bahkan nilai transaksi ini mencapai US$ 613 miliar di tahun 2017, dengan peningkatan 7% per tahun”, tambahnya.

Hadirnya Wallex.Asia di Indonesia akan menjadi platform transaksi dana digital yang memudahkan dalam pembayaran internasional. Terutama ketika dulu hanya ada dua cara transaksi Internasional yaitu Bank dan Money Charger. Dan kini, masyarakat dapat menggunakan Wallex.Asia sebagai alternatif yang baru.

Triono juga menegaskan bahwa kehadiran teknologi Wallex di Indonesia akan berfokus pada UMKM ataupun perusahaan menengah lainnya. Dengan besarnya potensi UKM di Indonesia, menjadi peluang besar untuk kedua pihak dan sekaligus membantu transaksi perbankan internasional.

Kelebihannya dibanding perbankan ataupun money changer, transaksi akan lebih hemat waktu, transparan, lebih mudah, dan juga akuntabel bagi masyarakat. Bahkan sistem pengiriman bisa dilakukan dalam 24 jam secara online.

Adanya potensi UKM Indonesia yang menyerap hingga 97% tenaga kerja dan 56% investasi bisnis, menjadi faktor utama Wallex turut membantu ekonomi Indonesia. Karena itulah Wallex optimis pada prosesnya, bahkan telah menargetkan hingga 500-1000 UKM serta perusahaan menengah untuk bergabung ke depannya. Wallex juga menargetkan dana transaksi hingga US$ 10 juta per bulannya, dan diharapkan meningkat di tahun – tahun mendatang.

Meskipun hanya beroperasi di Singapura dan Indonesia, pelanggan Wallex dan mencakup semua kalangan dan perusahaan besar dengan pengiriman uang hingga 30 mata uang yang berbeda dengan rate yang kompetitif.

Wallex juga mengungkapkan bahwa biaya transaksinya cukup murah jika dibanding jasa pengiriman lainnya, dengan Rp.100 ribu untuk per transaksi dalam kurs apapun. Wallex juga menambahkan bahwa pihaknya juga bangga dengan sederetan investor papan atas seperti CCV atau unit usaha bagian modal ventura dari Bank BCA yang merupakan bank yang memiliki klien UMKM terbesar di Indonesia.

Selain itu, Wallex juga telah bergabung dengan Beenext yaitu VC ternama di Jepang, juga Indonusa dan Prasetia yang merupakan outfit modal ventura Indonesia yang terkenal akan keselektifannya dalam memilih target investasi. Diharapkan Wallex.Asia bisa menjadi alternatif global di era serba online dan global saat ini.

Beri Komentar