startup agrikultur

Dalam sebuah ajang internasional, kali ini startup agrikultur asal Indonesia yang bernama Tanijoy berkesempatan untuk ikut dalam acara Thought for Food (TFF) yang diadakan di Rio de Janeiro, Brazil. Thought for Food (TFF) ini merupakan sebuah acara internasional tahunan, di mana acara ini sebagai tempat untuk menjaring beberapa ide-ide kreatif seputar pangan dan pertanian.

Dilansir dari teknologi.id, Tanijoy merasa bangga karena berhasil menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia dalam ajang TFF 2018 dan juga berhasil masuk TOP 20 setelah menyingkirkan 800 tim dari 165 negara. Merekapun sangat menikmati seluruh rangakaian TFF 2018, mulai dari acara TFF Academy, hingga TFF Summit.

COO Tanijoy, Kukuh Budi mengatakan acara ini merupakan sebuah kesempatan yang baik bagi startup agribisnis seperti Tanijoy, karena TFF bakal membuka peluang kolaborasi antar negara yang saat itu tergabung dalam acara mereka. Pastinya Tanijoy akan banyak mendapatkan relasi dari banyak negara terkait pengembangan pertanian Indonesia.

Sebagai contoh nyatanya adalah Tanijoy bakalan berencana untuk kolaborasi bersama RiseHarvest, di mana RiseHarvest ini merupakan sebuah perusahaan startup asal Australia yang bergerak dibidang digital extension service.

Sementara itu, CTO Tanijoy, Febrian Imanda mengatakan, ide-ide dari Tanijoy disambut dengan baik pada saat TFF berlangsung. Ide dari Tanijoy, yaitu pemanfaatan sebuah teknologi bernama Geographic Information System atau disingkat dengan nama GIS. Teknologi Geographic Information System dikatakannya sangat penting dalam membantu para petani binaan Tonijoy dalam hal pengelolaan lahan dan waktu penjualan.

Beri Komentar