foto hoax

Media sosial memang menjadi salah satu media penyebar informasi tercepat jika dibandingkan dengan media konvensional. Namun cepatnya penyebaran informasi juga sering disalah gunakan oleh beberapa oknum-oknum untuk menyebar beberapa berita hoax yang meresahkan publik.

Oleh karena untuk mencegah penyebaran foto-foto atau informasi hoax, pihak Adobe mengembangkan sebuah kecerdasan buatan yang dapat digunakan secara otomatis menebak gambar yang telah diedit.

Dilansir dari The Verge dalam Kumparan, pengembangan kecerdasan buatan tersebut masih dalam tahap pengembangan dan di masa depan Adobe akan mampu membantu kamu dalam memantau dan memverifikasi keaslian gambar pada media digital.

Machine Learning Adobe yang mampu lebih cepat identifikasi gambar hoax

foto hoax
Teknologi yang sangat berguna | Sumber gambar: kumparan

Jika program Machine Learning atau kecerdasan buatan Adobe ini sudah selesai, makan ada beberapa hal yang mampu diidentifikasi oleh program ini secara cepat, yakni:

  1. Splicing: Manipulasi yang dilakukan menggunakan dua bagian gambar yang berbeda, lalu digabungkan.
  1. Kloning: Bentuk manipulasi yang mana objek dalam gambar disalin dan ditempel.
  1. Penghapusan: Ketika suatu gambar diedit untuk menghilangkan objek yang tidak diinginkan.

Hingga saat ini pihak Adobe belum memberikan informasi terkait kecerdasan buatan ini, apakah program ini akan dipasarkan secara komersil sama seperti software pengeditan gambar yang mereka sudah ciptakan sebelumnya.

Kita tunggu saja bagaimana perkembangannya, yang jelas program ini akan sangat membantu dalam mendeteksi berbagai foto hoax yang tersebar di media sosial dengan lebih cepat dan akurat.

Beri Komentar