Jangan Terjebak! 4 Mitos yang Menyelimuti Founder Startup

Kemunculan berbagai jenis startup di seluruh dunia menjadi bukti bahwa generasi milenial memiliki sumber daya yang sangat potensial. Alih – alih menjadi pegawai di zona nyaman seperti generasi baby boomers, generasi Z lebih memilih untuk berpikir out of the box dan membangun lini bisnis sendiri.

Banyak kalangan yang mengatakan jika menjadi CEO startup akan memiliki banyak waktu luang dan terutama kebebasan untuk menentukan keputusan? Benarkah?

Berikut adalah 4 mitos yang akan menyelimuti para founder startup:

Ide brilian mengantarkan pada kekayaan

Berapa banyak ide – ide cemerlang lahir dari seorang founder startup tapi akhirnya kandas di tengah jalan. Ide hanya permulaan, tetapi keuletan kerja keras membuatnya bertahan dari persaingan. Ide bisa saja dicuri orang lain, tetapi progess dan eksekusi ide di lapangan yang membuat startup tetap bertahan.

Bangun startup sendiri agar tidak perlu jadi pegawai orang lain

Mitos di atas sama seperti orang buta yang berjalan tanpa tongkat. Berjalan tapi tak terarah. Justru dengan bekerja dengan orang lain, maka akan ada banyak pengalaman secara langsung menangani berbagai masalah. Mulai dari membentuk organisasi, memulai sistem, menghitung keuntungan dan kerugian serta mengatur operasional. Pengalaman dan ilmu dari bekerja di tempat orang akan menjadi bekal yang sangat bermanfaat sebelum membangun startup sendiri.

Mendirikan startup, langsung cari investor

Investor saat ini memang mencari startup untuk diberikan modal. Entah angel investor atau modal venture semuanya juga tak mau mengambil risiko untuk rugi. Mereka akan lebih selektif dalam memberikan modal pada startup yang dianggap memiliki prospek dan layak.

Daripada mengandalkan investor, lebih baik mengandalkan diri sendiri. Sebuah startup yang kuat dan mandiri dari segi finansial karena dapat langsung menghasilkan uang sejak pertama didirikan.

Bangun bisnis sendiri, makin banyak waktu luang

Hanya karena membangun perusahaan sendiri, tak berarti ada banyak waktu luang. Justru beban dan tanggung jawab makin bertambah. Bagaimana cara kita menghidupi para pegawai, memajukan perusahaan, dan terus menggerakkan roda operasional? Semua butuh strategi dan waktu.

Kebebasan menjadi faktor utama mengapa banyak generasi milenial memutuskan untuk membangun bisnis rintisan sendiri. Tetapi, jangan sampai kebebasan ini menabrak semua pakem yang ada. Kebebasan yang tetap bertanggung jawab dan tidak terjebak dengan 4 mitos di atas menjadi solusinya. Sukses selalu!

Dapatkan berita startup dan gadget terbaru ke inbox kamu!

Baca Juga

Oppo Find X2 Lite Belum Rilis, Ini Bocoran Desain dan Spesifikasinya

Setelah merilis ponsel super pada Maret lalu bertajuk Oppo Find X2 dan Find X2 Pro, Oppo kembali berinovasi dengan akan meluncurkan versi...

Galaxy Buds Plus, Earphone TWS Samsung Terbaru

Februari lalu Samsung telah merilis lini ponsel flagship terbarunya seperti Galaxy S20 dan Galaxy Z Flip. Namun, tak berhenti sampai di sana,...

Bingung Pesan Makanan di mana? Cek Google Maps Aja!

Di tengah pandemi COVID-19, masyarakat diimbau untuk tetap berada di dalam rumah dan mengurangi aktivitas yang melibatkan banyak orang. Kebijakan ini tentu...

Y50, Vivo Luncurkan Ponsel Layar Punch Hole

Vivo sebagai salah satu raksasa smartphone dari China kembali meluncurkan ponsel berkelas beratjuk Vivo Y50. Ini adalah ponsel kelas menengah yang dipasarkan...

Tak Cukup PS5, Kini Sony Siapkan Controller DualSense

Sony baru saja mengumumkan bahwa mereka akan menawarkan wujud baru Controller Playstation 5 bernama DualSense. DualSense memiliki desain baru dan lebih megah...