Di zaman serba digital, masyarakat modern sudah sangat terbiasa dengan kehidupan dunia maya. Jika dahulu transaksi niaga masih secara konvensional, saat ini semua bisa dibeli lewat HP alias online.

Menyambut era digital inilah, 4 startup asal tanah air sukses menyabet gelar Unicorn dengan pencapaian nilai lebih dari Rp 14 triliun dalam hitungan 2 – 5 tahun.

Sayangnya, masih banyak perusahaan konvensional yang sudah lama berkecimpung di industri tanah air tak mau ambil bagian karena takut risiko persaingan. Oleh karena itu, IDC Indonesia segera merilis beberapa prediksi tren perkembangan teknologi digital hingga 2021 untuk membantu para pengusaha:

1. Produk Digital merajai 40 persen GDP Indonesia (Produk Domestik Bruto)

Hal ini terjadi karena peran pemerintah terhadap industri digital yang tinggi dan semakin banyak generasi milenial yang menjadi startup. Serta ada beberapa teknologi baru yang mendukung kecerdasan buatan dan penyimpanan data.

2. 20% perusahaan konvensional bertransformasi digital

Sekitar 20 persen perusahaan konvensional akan beralih ke digital di semua divisi bisnis.

3. Cloud menjadi pengeluaran tertinggi hingga menembus Rp 3,8 triliun

4. 10% transformasi digital yang dilakukan perusahaan konvensional memakai AI atau kecerdasan buatan.

Perusahaan akan mengikuti tren kecerdasan buatan untuk aplikasi mobile, membuat chatbot untuk melayani pelanggan, serta perangkat robotik untuk efisiensi biaya operasional.

5. Konsep microservice akan digunakan berbagai aplikasi perusahaan

6. Pemakaian antar muka sensor biometrik dan Augmented Reality

Sebagai contohnya, bisa terlihat di beberapa toko yang sudah tidak memakai kasir. Misalnya Amazon Go yang diproduksi oleh Amazon, dan e-commerce dengan teknologi AR, seperti Alfamind yang dibuat Alfamart.

7. Teknologi blockchain mendominasi 10% perusahaan konvensional

Akan digunakan di berbagai lini bisnis seperti keuangan, distribusi barang, manufaktur dan jasa retail.

8. 15% perusahaan mendapat penghasilan dengan melibatkan penjualan data.

9. Banyak orang yang akan terjun menjadi developer meskipun tidak memiliki latar pendidikan teknologi.

10. 20% interaksi digital layanan pelanggan memakai API

 

Asyik kan, teknologi semakin berkembang dan memberikan kemudahan hidup bagi setiap orang. Kita tunggu saja tanggal mainnya.

Beri Komentar