Bisnis Drone Menggurita, Startup Aeroinspect Berinovasi Untuk Sektor Oil & Gas

Untuk berbagai keperluan, pesawat tanpa awak atau yang lebih dikenal dengan drone menjadi semakin populer. Bahkan, di beberapa kota seluruh tanah air sudah ada komunitas drone yang dibentuk untuk mewadahi para pecinta kendaraan terbang ini.

Di awal pembuatan, drone difungsikan untuk keperluan militer dan teknik sipil. Namun, seiring perjalanan waktu, saat ini sudah banyak perusahaan atau sektor komersil yang membutuhkan layanan drone.

Melihat bisnis yang cukup menggiurkan ini, tiga orang alumni Teknik Penerbangan dari ITB Bandung mulai merintis Startup Aeroinspect. Startup yang membuat inovasi di bidang pemanfaatan layanan drone ini diharapkan dapat membantu banyak kalangan. Terutama di sektor industri minyak dan gas.

Diresmikan pada 2015

Pada 2015, startup asal kota Kembang ini diresmikan saat acara exhibition Oil & Gas Indonesia di JIExpo, Jakarta. Digawangi oleh Ryan Fadhilah Hadi, Rivaldy Varianto dan Ray Ozma yang terinspirasi dari para rekan yang sudah terlebih dahulu terjun di jasa pemanfaatan drone untuk industri.

Hanya saja, rekannya menekuni drone untuk jasa perusahaan agrikultur dan perkebunan. Sedangkan, Aeroinspect nantinya akan lebih menyasar industri minyak dan gas.

Pengalaman di bidang jasa drone

Sebelum mantap memulai startup Aeroinspect. Ketiganya rupanya sudah meresapi berbagai macam pahit manis di dunia pesawat tanpa awak ini. Terutama di sekitar kota Bandung raya.

Bahkan, mereka juga pernah mendirikan bisnis rintisan serupa bernama Drone Van Java. Namun, pangsa pasar yang ditargetkan lebih umum.

Nah, sedangkan untuk Aeroinspect mereka mengklaim akan lebih intens dalam menggarap setiap proyek. Apalagi, sektor industri minyak dan gas juga memiliki faktor risiko yang cukup tinggi.

Baik startup Aeroinspect ataupun Drone Van Java sama – sama berada di bawah bendera PT Indonesia Technologies Venture.

Di dalamnya, sudah siap talenta – talenta berbakat dan ahli di bidang penerbangan drone. Selain founder dan co-founder, ada juga tim operasional, Research & Development, bagian administrasi, juga tim sales dan marketing.

Memprioritaskan drone dari Indonesia

Aeroinspect juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung produk di dalam negeri. Mereka menggandeng PT Aero Terra Indonesia sebagai supplier pesawat drone yang digunakan.

Pihak Aeroinspect memakai 2 jenis drone, yaitu model pesawat dan helikopter dengan pemakaian yang disesuaikan kebutuhan tipe pekerjaan. Untuk model pesawat atau memakai sayap, Aeroinspect menggunakan drone buatan Indonesia dari PT Aero Terra Indonesia, yakni Ai450 dan Ai600.

Dapatkan berita startup dan gadget terbaru ke inbox kamu!

Baca Juga