Pesaing di pasaran ponsel cerdas dunia bertambah lagi. Kali ini, perusahaan pembuat aksesoris dan perangkat gaming asal Amerika Serikat milik pengusaha Singapura, Razer telah resmi ikut bersaing dengan mengumumkan smartphone edisi pertamanya yang diberi tajuk ‘Razer Phone’. Kabar ini pun sesuai janji mereka sejak beberapa waktu lalu yang memang sudah merencanakannya. Menariknya, produk perdananya ini berbeda dari kebanyakan smartphone Android yang sudah ada di pasaran saat ini. Pasalnya, Razer Phone menargetkan pasar gaming, sebagai smartphone khusus para gamer.

Untuk itu, sang produsen telah membekali perangkat ini dengan spesifikasi kelas atas, berupa RAM berkapasitas 8 GB dan layar yang memiliki refresh rate 120Hz, sesuai dengan informasi yang telah bocor di internet, seperti dilansir pula oleh Cnet, Kamis (2/11/2017). Alhasil, Razer Phone menjadi smartphone pertama di dunia dengan spesifikasi premium tersebut. Refresh rate yang sangat tinggi seperti itu memang dibutuhkan oleh kebanyakan gamer, karena menjanjikan tampilan gambar di layar smartphone yang akan tampak semakin smooth, meski saat menjalankan game-game berat.

Tak hanya itu saja, Razer pun sudah membenamkan teknologi audio Dolby Atmos ke dalam produk mereka ini, sehingga suara yang dihasilkannya pun semakin maksimal. Meskipun penampakan fisik Razer Phone ini tidak menarik, karena memiliki desain yang lebih kotak seperti batu bata, sehingga tak tampak ‘menakjubkan’ dibandingkan smartphone mewah lainnya ada di pasaran saat ini, namun spesifikasinya yang di atas rata-rata memang tak bisa dianggap remeh. Layarnya sudah mendukung teknologi QHD IGZO LCD berukuran 5,7 inci, dengan prosesor kelas atas Qualcomm Snapdragon 835.

Kemudian, disediakan pula memori internal sebesar 64 GB dengan slot microSD yang bisa ditambah hingga 2 TB. Razer pun tak melupakan kebutuhan fotografi para penggunanya, dengan memasang dual camera utama masing-masing beresolusi 12 megapiksel, serta didukung lensa wide-angle dan 2x optical zoom. Performa Razer Phone yang sudah berjalan pada sistem operasi Android v7.1.1 Nougat dan  segera mendapatkan update ke versi Oreo ini pun ditopang oleh baterai 4.000 mAh. Layanan lain yang tersedia adalah gim khusus hasil kerja sama dengan sejumlah pengembang gim.

Dengan spesifikasi premium tersebut, makanya tak salah jika Razer mengklaim smartphone perdana ini mampu menawarkan performa yang lebih cepat dibandingkan para kompetitor. Lalu, bagaimana dengan harganya? Razer Phone sendiri dibanderol senilai 699 dolar AS atau sekitar Rp 9,5 juta, dan sudah pre-order di laman situsnya, Razerzone.com, meski baru akan dirilis pada 17 November 2017.

Beri Komentar