Tumbas.In, Aplikasi Belanja Pasar Tradisional dari Semarang

0
1144

Belanja secara online baik melalui website ataupun aplikasi smartphone, mungkin sudah biasa bagi kebanyakan orang di Indonesia. Tapi, aplikasi khusus untuk belanja di pasar tradisional secara online tentu saja sangat menarik. Tumbas.in kini sudah hadir sebagai aplikasi yang memfasilitasi transaksi pedagang pasar tradisional dengan para pembeli secara online, sehingga penggunanya tidak perlu repot lagi datang langsung untuk berbelanja. ‘Tumbas’ sendiri merupakan salah satu istilah dalam bahasa Jawa yang berarti beli atau membeli, sesuai dengan fungsi dari aplikasi smartphone tersebut.

“Kita ingin memfasilitasi mereka yang bekerja, yang tidak sempat ke pasar. Kami beri solusi dengan aplikasi ini, jadi tinggal pesan nanti produk pesananan langsung diantarkan,” jelas kreator Tumbas.in, Bayu Mahendra Saubig, seperti dilansir Kompas.com, Minggu (8/10/2017). Selain itu, menurutnya ide pembuatan aplikasi Tumbas.in ini juga berawal dari permasalahan banyaknya para pedagang pasar tradisional yang masih saja kesulitan untuk memasarkan produknya. Oleh karena itu, dia dan tiga temannya mulai mendesain aplikasi ini, namun masih terbatas untuk Semarang, Jawa Tengah.

Tumbas.in membantu menyediakan semua kebutuhan warga dengan produk segar. Beragam produk ditawarkan, mulai dari bahan pokok, sembako, sayuran, atau kebutuhan sehari-hari lainnya. Mereka memastikan semua produk yang dibeli dari pasar benar-benar berkualitas dan telah disortir terlebih dahulu. Dalam maksimal dua jam, pesanan akan diantarkan ke alamat pemesan. Selain itu, mereka juga berkomitmen membantu para pedagang pasar tradisional, agar nilai jual produknya meningkat. “Harganya sesuai dengan harga di pasar. Maksimal diantar itu satu jam sudah sampai,” katanya lagi.

Untuk memenuhi kebutuhan para penggunanya akan barang-barang di pasar tradisional, pengelola Tumbas.in pun sudah menjajaki sejumlah pedagang pasar tradisional di kota Semarang. Sejauh ini, sudah dua pasar yang menjadi rujukan belanja, yakni Pasar Karangayu dan Pasar Peterongan. Sedang aplikasi Tumbas.in ini juga sudah tersedia bagi para pengguna Android yang dapat diunduh di Google Play Store. Kedepannya, mereka berencana juga telah merilisnya untuk smartphone berbasis iOS.

“Saat ini sudah banyak. Yang download sudah 3.700, akun aktif 1.000, transaksi satu minggu 100 transaksi. Padahal ini dimulai pada April 2017,” pungkas Bayu. Namun, operasi Tumbas.in untuk sementara ini memang masih terbatas hanya baru untuk wilayah Semarang dan sekitarnya saja.

Beri Komentar