Sejak media sosial berkembang pesat dalam beberapa tahun belakangan ini, dunia bisnis online pun turut merasakan dampaknya. Buktinya, kini banyak para pebisnis online pemula yang lahir, dengan memanfaatkan media sosial sebagai wadah untuk mempromosikan, memasarkan hingga menjual berbagai produk barang dan jasa kepada para konsumen pengguna aplikasi jejaring sosial tersebut.

Mulai dari era Facebook, hingga ke Twitter dan Instagram, serta kini juga YouTube, telah banyak dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis online skala kecil dalam menjalankan bisnis mereka. Untuk membantu para pebisnis online tersebut dalam memasarkan produknya, maka Instagram pun kini mencoba mengembangkan sebuah fitur baru. Fitur paling anyar tersebut bernama Branded Content.

Fitur ini baru saja sudah diuji coba oleh pihak perusahaan pengembang yang sudah diakuisisi oleh Facebook pada 2012 lalu itu. Instagram sendiri melibatkan beberapa pihak dalam uji coba tersebut, termasuk brand yang ingin melakukan promosi dan kreator konten yang nantinya akan membantu mempromosikan produk dari suatu brand. Fitur ini memang melibatkan pebisnis dengan influencer.

Selama ini, memang banyak sekali pelaku bisnis online yang memanfaatkan pengguna Instagram dengan jumlah follower tinggi untuk membantu mempromosikan produk mereka. Dalam hal ini, aktivitas promosi tersebut dikenal dengan nama endorse. Melalui fitur Branded Content ini, maka pemilik brand bisa berhubungan langsung dan bernegosiasi dengan influencer untuk endorsement.

Menariknya, Instagram sama sekali tidak mengambil bagian keuntungan dari aktivitas tersebut. Berbeda dengan YouTube yang mewajibkan para kreator konten untuk membagi pendapatan iklan yang mereka peroleh. Tentu saja, inovasi fitur yang dilakukan Instagram ini menghadirkan pilihan berbeda yang pasti akan jauh lebih menarik bagi para pengguna untuk melakukan monetisasi iklan.

Influencer dan brand akan bisa langsung bernegosiasi mengenai konten. Itu transparan, dan kami tak mengambil bagian dari kesepakatan antara influencer dan brand,” jelas Head of Global Creative Development Instagram, Charles Porch, dilansir Tech in Asia Indonesia, Senin (28/8/2017). Dengan fitur ini, maka akan muncul keterangan ‘branded content’ di bagian atas konten yang dipromosikan.

Kehadiran fitur baru Instagram untuk para pebisnis online ini tentu bisa meningkatkan nilai bisnis dari aktivitas endorsement. Namun, Porch sendiri belum bisa memastikan jadwal peluncuran fitur Branded Content ini secara resmi. Hingga saat ini, dia dan timnya masih terus menunggu masukan dari penggunaan fitur tersebut, setelah dilakukan uji coba beberapa waktu lalu. Kita tunggu saja ya!

Beri Komentar