Shopee, Marketplace Berbasis Platform Mobile dengan Fitur Socmed

Bisnis e-commerce di Indonesia terus tumbuh dan berkembang semakin besar dewasa ini. Berbagai jenis marketplace hadir dengan kelebihannya masing-masing, untuk melayani para netter dalam berbelanja online. Shopee adalah salah satu di antaranya, yang baru hadir meramaikan bisnis e-commerce di Indonesia sejak bulan Mei 2015 lalu. Menariknya, jika marketplace lain mengandalkan penjualan berbasis situs sebagai alat marketing utama di samping aplikasi mobile, Shopee malah hanya menggunakan platform mobile sebagai media penjualan mereka. Startup ini sepertinya ingin memanfaatkan pergeseran perilaku online masyarakat Indonesia, dari dekstop menjadi mobile.

Shopee sendiri mencoba untuk mengintegrasikan penggunaan media sosial dan online shopping platform melalui marketplace mereka. Konsep ini kemudian dikenal dengan istilah platform social commerce, di mana Shopee mencoba mengintegrasikan fitur-fitur sosial termasuk fungsi hashtag yang memungkinkan para member-nya untuk mencari tren barang atau produk yang sedang populer, atau pun untuk mengikuti tren terbaru secara mudah. Semua member Shopee pun akan menerima update produk tersebut secara real time, sama seperti berbagai platform media sosial yang sudah ada. Dengan begitu, para netter pun bisa melakukan transaksi jual beli online yang jauh lebih mudah.

Tidak hanya itu, fitur media sosial yang dimiliki Shopee juga yang memungkinkan penggunanya untuk dapat mengikuti pembeli favorit mereka, atau pun melihat kegiatan yang dilakukan pengguna lain. Aplikasi Shopee juga terintegrasi dengan berbagai media sosial, seperti Twitter, Facebook, Instagram, Whatsapp, Line, Pinterest, Beetalk, hingga Buzz. Sehingga, para penggunanya yang ingin berjualan bisa mempromosikan produk mereka secara langsung melalui beragam media sosial itu. Dengan semua fitur sosial yang dimilikinya ini, tidak heran jika Shopee menjadi aplikasi social marketplace mobile yang sangat menarik, baik bagi para online shopper maupun para konsumen belanja online.

Selain itu, Shopee juga menggunakan sistem konsumen-ke-konsumen (C2C) dalam membidik para pengguna layanannya. Dalam sistem ini, mereka memungkinkan calon pembeli untuk berkomunikasi langsung dengan para penjual melalui fitur live chat, sebelum melakukan pembelian. Melalui fitur ini, konsumen bisa memastikan ketersediaan barang secara langsung, memberikan penawaran harga, dan juga untuk menjaga keamanan dalam bertransaksi. Tampilan antar muka aplikasi Shopee juga sangat sederhana dan seamless, namun tetap menarik, sehingga lebih mudah untuk dipahami saat pertama kali menggunakannya. Dalam waktu 30 detik, member sudah bisa langsung bertransaksi.

Untuk melakukan registrasi, penggunanya bisa melalui email, nomor telepon, atau pun menautkan dengan akun Facebook. Setelah terdaftar, member akan mendapatkan halaman sendiri untuk bisa mengelola akunnya, mulai dari barang-barang yang pernah dibeli, menata produk yang dijual, hingga menggunakan ‘Asisten Penjual’ sebagai alat bantu untuk menelusuri semua barang jualan dan daftar pelanggan. Jika ingin berjualan, prosesnya juga sangat mudah. Member bisa mengambil foto produk yang akan dijual langsung dari aplikasi ini, kemudian tambahkan deskripsinya, dan cantumkan harga. Berjualan melalui aplikasi Shopee pun gratis, baik untuk pendaftarannya maupun komisi penjualan.

Dalam melakukan transaksi, Shopee juga memberikan keamanan dengan jaminan sistem garansi dan penyelesaian berbagai masalah transaksi. Untuk pembayarannya, bisa dengan kartu kredit, atau melalui transfer bank. Sedangkan produk yang tersedia juga sangat beragam, dengan 21 kategori. Dengan beragam kelebihannya, tidak heran jika aplikasi buatan startup asal Singapura yang juga sudah hadir di Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina dan Taiwan ini sudah digunakan lebih dari 1,3 juta pengguna di Indonesia hingga bulan Desember 2015 lalu. Untuk mencoba aplikasi Shopee, bisa diunduh melalui perangkat berbasis Android dan iOS, selain juga di websitenya, Shopee.co.id.

Dapatkan berita startup dan gadget terbaru ke inbox kamu!

Baca Juga

Oppo Find X2 Lite Belum Rilis, Ini Bocoran Desain dan Spesifikasinya

Setelah merilis ponsel super pada Maret lalu bertajuk Oppo Find X2 dan Find X2 Pro, Oppo kembali berinovasi dengan akan meluncurkan versi...

Galaxy Buds Plus, Earphone TWS Samsung Terbaru

Februari lalu Samsung telah merilis lini ponsel flagship terbarunya seperti Galaxy S20 dan Galaxy Z Flip. Namun, tak berhenti sampai di sana,...

Bingung Pesan Makanan di mana? Cek Google Maps Aja!

Di tengah pandemi COVID-19, masyarakat diimbau untuk tetap berada di dalam rumah dan mengurangi aktivitas yang melibatkan banyak orang. Kebijakan ini tentu...

Y50, Vivo Luncurkan Ponsel Layar Punch Hole

Vivo sebagai salah satu raksasa smartphone dari China kembali meluncurkan ponsel berkelas beratjuk Vivo Y50. Ini adalah ponsel kelas menengah yang dipasarkan...

Tak Cukup PS5, Kini Sony Siapkan Controller DualSense

Sony baru saja mengumumkan bahwa mereka akan menawarkan wujud baru Controller Playstation 5 bernama DualSense. DualSense memiliki desain baru dan lebih megah...