UrbanHire

Proses perekrutan karyawan menjadi salah satu urusan besar dalam sebuah perusahaan, meski bagi perusahaan kecil sekali pun. Jika tidak serius dan teliti dalam melakukan penerimaan tenaga kerja, salah satu dampaknya malah akan mendapatkan karyawan yang tak sesuai kebutuhan perusahaan. Namun, proses rekrutmen tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar dan waktu yang cukup panjang. Nah, untuk mempermudahnya, baru-baru ini tiga orang anak muda Indonesia meluncurkan sebuah startup yang mengembangkan layanan untuk membantu proses tersebut. Startup bernama UrbanHire itu hadir dengan aplikasi berbasis web untuk mempermudah proses rekrutmen pegawai.

Benson Kawengian (CEO), Hengki Sihombing (CTO), dan Jepri Sinaga (SVP Product and Engineering) menghadirkan UrbanHire pada tahun 2016 ini, untuk mendukung setiap perusahaan agar bisa beralih dari spreadsheet dan email yang tidak efisien ke aplikasi perekrutan yang lebih canggih, sehingga bisa melakukan proses perekrutan karyawan dengan lebih simpel. Dengan layanan startup asal Jakarta ini, perusahaan bisa mempromosikan lowongan kerja yang tersedia di banyak portal kerja online secara sekaligus, mengundang calon tenaga kerja terbaik, hingga merekrut mereka jadi karyawan baru. Menariknya, semua proses itu bisa dilakukan hanya dalam satu platform pada aplikasi UrbanHire.

Secara umum, ada tiga proses penting yang bisa dilakukan oleh para pengguna UrbanHire. Pertama, pengguna bisa mendesain halaman karir yang tersedia, setelah melakukan pendaftaran. Cara kerja proses ini terbilang mudah, karena hampir sama dengan membuat sebuah blog. Pada bagian ini, Anda harus mengisi informasi perusahaan, seperti nama, alamat, logo, dan deskripsi perusahaan, hingga foto-foto. Masukkan juga informasi akun media sosial yang dimiliki perusahaan. Selain itu, Anda juga bisa mengganti warna latar halaman karir, mendesain template email untuk rekrutmen, hingga membuat widget halaman karir untuk ditampilkan pada situs resmi milik perusahaan.

Kedua, memeriksa para calon karyawan bersama para anggota tim rekrutmen. Ketiga, membuat lowongan pekerjaan, dengan cara yang hampir sama seperti membuat halaman karir. Anda tinggal memasukkan informasi lowongan pekerjaan, seperti posisi yang sedang dibutuhkan, detail mengenai pekerjaan, keahlian yang dipersyaratkan, dan nominal gaji yang diberikan. Kemudian, informasi itu bisa dibagikan ke sejumlah situs lowongan pekerjaan sekaligus. Saat ini, UrbanHire sudah bekerja sama dengan situs Indeed, Trovit, dan Career.jet. Selain itu, mereka juga sudah berencana akan menambahkan sembilan situs lowongan pekerjaan lokal dan internasional lain dalam waktu dekat.

Tak hanya itu saja, melalui dashboard-nya, pengguna UrbanHire juga bisa memantau langsung data-data calon karyawan yang telah memasukkan lamaran, mulai dari jumlah lamaran, calon karyawan yang sudah melakukan tanya jawab, hingga calon karyawan yang telah diterima. Menariknya lagi, ke depannya UrbanHire juga akan segera menambahkan sejumlah fitur lainnya, seperti tes online, interview online, laporan dan informasi proses perekrutan secara komplit, serta pelacakan aktivitas selama proses penerimaan karyawan yang dilakukan. Meski pun baru beberapa bulan diluncurkan, namun UrbanHire sepertinya sudah siap untuk menjadi platform perekrutan pegawai nomor satu.

Untuk bisa menggunakan aplikasi UrbanHire, Anda harus berlangganan layanan premium, baik secara bulanan maupun tahunan. Harganya sangat kompetitif dan cukup terjangkau, jika dibanding jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan perekrutan secara manual. Untuk berlangganan bulanan, tarifnya mulai dari Rp 690.000 sampai Rp 3,9 juta. Sedangkan tarif berlangganan tahunan sebesar Rp 6,9 juta hingga Rp 39,9 juta. Salah satu yang menarik, ternyata juga tersedia layanan gratis, yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan yang ingin mencoba terlebih dahulu, maupun perusahaan kecil sekelas UKM. Namun, fitur yang tersedia tentunya terbatas. Untuk mendaftar aplikasi perekrutan karyawan berbasis web ini, silahkan kunjungi situs www.urbanhire.com!

Beri Komentar